TEMANGGUNG
– Gelaran akbar Soropadan Digital Agro and Innovation Week (PADI) 2026 yang
berlangsung pada 23–27 April 2026 di Agro Center Soropadan, Temanggung, Jawa
Tengah, sukses menyedot perhatian publik. Di antara 127 stan yang memadati area
pameran, keberadaan stan kolaborasi Halal Center INISNU Temanggung menjadi
salah satu magnet utama bagi para pelaku usaha.
Bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), UPT JPH Jawa
Tengah, dan Badan Pengawas Halal Kabupaten, Halal Center INISNU membuka stan
konsultasi serta layanan sertifikasi halal gratis melalui program SEHATI 2026.
Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya nyata percepatan target Wajib Halal
Oktober (WHO) 2026.
Akselerasi WHO 2026 di Tengah Ratusan Ribu Pengunjung pameran PADI 2026
terbukti menjadi momentum strategis. Menampilkan 127 stand dari berbagai sektor.
Mulai dari UMKM, perusahaan mitra, hingga sektor pendidikan. Event ini berhasil
menarik perhatian ratusan ribu pengunjung selama lima hari pelaksanaannya.
Melalui
momentum ini, Halal Center INISNU Temanggung mengambil peran penting untuk
menjemput bola. Banyaknya pelaku UMKM yang hadir dimanfaatkan untuk mengedukasi
mereka mengenai pentingnya sertifikasi halal sebelum regulasi WHO resmi
diberlakukan secara penuh pada Oktober 2026.
"Kami ingin memastikan pelaku usaha, khususnya UMKM di Temanggung
dan sekitarnya, tidak melewatkan kesempatan emas ini. Program SEHATI 2026
adalah kemudahan yang harus dimanfaatkan agar produk mereka memiliki daya saing
tinggi dan legalitas yang terjamin," ujar Abdul Wahab Fahrub, M.Pd. selaku
direktur LP3H Halal Center INISNU.
Di stan kolaborasi ini, para pengusaha tidak hanya mendapatkan informasi
teoretis, tetapi juga pendampingan langsung secara one-on-one. Beberapa layanan
utama yang dihadirkan meliputi:
1. Konsultasi Regulasi: Edukasi mengenai
kewajiban sertifikasi halal berdasarkan undang-undang yang berlaku.
2. Pendaftaran Program SEHATI 2026: Pendampingan
proses input data dan berkas untuk mendapatkan sertifikasi halal secara gratis
(pilihan self-declare).
3. Verifikasi Dokumen: Pemeriksaan awal kesiapan
bahan baku dan proses produksi oleh Pendamping Proses Produk Halal (PPH) dari
INISNU, BPJPH Jateng, dan Badan Pengawas Halal Kabupaten.
Kehadiran stan ini mendapat respons luar biasa. Puluhan pelaku usaha
mikro dan kecil terpantau mengantre setiap harinya untuk mengonsultasikan
produk mereka, mulai dari komoditas pangan olahan agro, camilan khas daerah,
hingga produk minuman.
Sinergi antara akademisi (INISNU Temanggung), regulator (BPJPH & UPT
JPH Jateng), dan pengawas lokal (Badan Pengawas Halal Kabupaten) di Pameran
PADI 2026 menjadi bukti nyata kuatnya komitmen daerah dalam mendukung ekosistem
halal nasional.
Dengan suksesnya partisipasi ini, diharapkan kesadaran pelaku usaha di
Temanggung terhadap pentingnya sertifikasi halal meningkat tajam, sekaligus
mengamankan posisi mereka menjelang tenggat waktu Wajib Halal Oktober (WHO)
2026 yang kian dekat.

Posting Komentar