Temanggung - INISNU Temanggung terus memperkuat sinergi dengan para kiai dan ulama di Kabupaten Temanggung melalui agenda silaturahmi kelembagaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Rektor, Hamidulloh Ibda, bersama jajaran wakil rektor sebagai bentuk komitmen mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pesantren pada Rabu (4/3/2026).
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Keaswajaan, Andrian Gandi Wijanarko; Wakil Rektor Bidang SDM dan Kemahasiswaan, Joni; Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Riset dan Inovasi, Husna Nashihin; serta Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Pengembangan Aset, Eko Sariyekti. Hadir juga Dekan FSHEI Dr Sumarjoko, M.S.I.
Dalam rangkaian silaturahmi tersebut, rombongan menyambangi sejumlah kiai dan ulama Temanggung, di antaranya KH. Yacub Mubarok, KH. Muhamad Furqon Masyhuri, KH. Muhammad Nurul Yaqin, S.Sos., KH. Nukman Dimyati, KH. Muhammad Abdul Muchit, KH. Muhammad Abdul Hakim, KH. Syarif Hidayatullah, KH. Khamim Syuti, Drs. KH. Shodiq Mubasyier, M.H., KH. Thohir Muchlasin, KH. Labieb Mudhofar, KH. Muhammad Khadziq Muchlasin, serta KH. Utsman Ridho.
Rektor menyampaikan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar agenda formal, tetapi bagian dari ikhtiar menjaga sanad keilmuan dan memperkuat nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam pengembangan kampus. Menurutnya, INISNU sebagai perguruan tinggi berbasis Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkomunikasi dan meminta doa restu para kiai dalam setiap langkah pengembangan institusi.
“Perguruan tinggi tidak bisa berdiri sendiri. Kiai dan ulama adalah penyangga moral sekaligus penjaga arah nilai. Kami hadir untuk sowan, memohon nasihat, serta membangun kolaborasi demi kemajuan pendidikan di Temanggung,” ujarnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, para kiai memberikan masukan terkait penguatan karakter mahasiswa, pengembangan riset berbasis kebutuhan umat, hingga pentingnya menjaga tradisi keilmuan pesantren di lingkungan kampus. Beberapa kiai juga mendorong agar mahasiswa INISNU tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki adab, akhlak, dan komitmen kebangsaan yang kuat.
Selain itu, dibahas pula peluang kolaborasi antara kampus dan pesantren dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, pendampingan literasi, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan moderasi beragama. Para kiai menyambut baik langkah proaktif INISNU Temanggung yang terus menjaga komunikasi dan keterbukaan.
Melalui agenda ini, INISNU Temanggung berharap terbangun sinergi berkelanjutan antara kampus dan pesantren, sehingga pengembangan akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Silaturahmi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kemajuan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama harus tetap berakar pada restu dan bimbingan para kiai sebagai penjaga tradisi dan moral umat. (*)

Posting Komentar