Temanggung, temanggungnews.com – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Akademik Melalui Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2.
Workshop menghadirkan dua narasumber dari Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang, yakni Ummu Jauharin Farda, S.Pd.I., M.Pd. selaku Penilai RPL UNWAHAS dan Inawati, M.H. sebagai Pengelola RPL UNWAHAS. Keduanya memaparkan kebijakan, mekanisme, serta praktik baik penyelenggaraan RPL sebagai strategi peningkatan mutu akademik perguruan tinggi melalui penyelanggaraan RPL.
Dalam sambutannya, Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa RPL merupakan bagian penting dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan mahasiswa dan masyarakat. Ia mengutip pemikiran Edward Sallis dalam buku Total Quality Management in Education.
“Mutu adalah tentang memenuhi kebutuhan pelanggan, dalam hal ini mahasiswa dan masyarakat, melalui perbaikan proses secara terus-menerus (continuous improvement),” ujar Rektor mengutip Sallis.
Menurutnya, penyelenggaraan RPL tidak hanya membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk menjaga relevansi, fleksibilitas, dan akuntabilitas akademik perguruan tinggi di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Inawati, M.H. memaparkan tata kelola dan kesiapan institusi dalam menyelenggarakan RPL, mulai dari regulasi internal, pembentukan tim pengelola, integrasi dengan sistem penjaminan mutu internal (SPMI), hingga sinkronisasi data dengan sistem nasional.
Senada dengan itu, Ummu Jauharin Farda menjelaskan konsep dasar hingga proses asesmen RPL Tipe A, termasuk prinsip ekivalensi capaian pembelajaran, penilaian portofolio, serta peran asesor dalam menjamin objektivitas dan kredibilitas hasil asesmen. Ia menekankan bahwa RPL harus tetap merujuk pada kurikulum program studi yang berlaku tanpa menciptakan standar ganda.
Workshop ini diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, tim penjaminan mutu, pengelola Siakad, PD DIKTI, dan tenaga kependidikan INISNU Temanggung. Melalui kegiatan ini, INISNU berkomitmen memperkuat mutu akademik dan memperluas akses pendidikan tinggi melalui implementasi RPL yang bermutu, akuntabel, dan berkelanjutan. (*)

Posting Komentar