Purworejo, temanggungnews.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (Untidar) Angkatan 2026 yang bertugas di Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, menginisiasi program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan sayuran di enam dusun yang ada di desa tersebut.


Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian kesehatan serta ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Kegiatan penanaman TOGA dan sayuran tersebut merupakan bagian dari program kerja utama KKN Untidar Desa Brenggong yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama kepala dusun dan ibu-ibu PKK di masing-masing wilayah.


Ketua Kelompok KKN Untidar Desa Brenggong, Irianto Satrio Pratama, mengatakan bahwa program ini dirancang agar dapat dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bercocok tanam warga sekaligus memperkuat peran PKK sebagai penggerak kesehatan dan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan kosong,” ujarnya.


Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyiapan lahan berupa pencangkulan dan pembentukan bedengan. Tanah yang telah dipilih kemudian dicampur dengan pupuk kompos dari kotoran hewan untuk meningkatkan kesuburan. Media tanam tersebut dimasukkan ke dalam pouch bekas minyak goreng sebagai pengganti polybag, sehingga mendukung pemanfaatan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan.


Sebelum proses penanaman, media tanam disemprot larutan fermentasi Trichoderma, Biofoster, dan asam amino guna memperbaiki kondisi biologis tanah, menekan jamur patogen, serta menunjang pertumbuhan akar tanaman. Penanaman dilakukan satu hari setelah penyemprotan, sedangkan pemupukan lanjutan diberikan pada hari ketujuh setelah tanam menggunakan pupuk NPK.




Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan penyiapan lahan dan penanaman dilakukan secara bertahap di enam dusun. Kegiatan penanaman dilaksanakan secara bertahap di enam dusun di Desa Brenggong. Penyiapan lahan di RW 1 Dusun Jambul dilakukan pada 18 Januari 2026 dan dilanjutkan dengan penanaman pada 19 Januari 2026. Di RW 2 Dusun Ngawang-awang, penyiapan lahan dilakukan pada 21 Januari 2026 dan penanaman pada 22 Januari 2026. Sementara itu, di RW 3 Dusun Sejati serta RW 4 Dusun Brenggong Kidul, penyiapan lahan dilaksanakan pada 16 Januari 2026 dan penanaman dilakukan pada 17 Januari 2026. Selanjutnya, kegiatan di RW 5 Dusun Brenggong Lor dilaksanakan dengan penyiapan lahan pada 29 Januari 2026 dan penanaman pada 30 Januari 2026. Adapun di RW 6 Dusun Tegalsari, penyiapan lahan dilakukan pada 17 Januari 2026 dan penanaman pada 18 Januari 2026.


Jenis tanaman yang dibudidayakan meliputi tanaman TOGA seperti jahe, serai, dan kunyit, serta sayuran konsumsi harian berupa kangkung, terong, dan tomat. Setiap titik penanaman ditanami masing-masing 15 tanaman TOGA dan sayuran, serta satu pohon mangga sebagai investasi tanaman jangka panjang.


Perwakilan PKK Dusun Sejati, Riska Apriliana, mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Untidar tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Tidar atas pendampingan dan kerja sama yang diberikan. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola lingkungan sekitar,” ujarnya.


Melalui program ini, mahasiswa KKN Untidar tidak hanya mendorong pemanfaatan lahan pekarangan dan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Ke depan, hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan sebagai kegiatan ekonomi skala rumah tangga yang berkelanjutan serta menjadi fondasi pemberdayaan masyarakat desa berbasis lingkungan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama