TEMANGGUNG, temanggungnews.com - MTs Ma'arif Nurul Huda bekerja sama dengan Polsek Kaloran menggelar penyuluhan tentang kenakalan remaja dan bahaya judi online bagi seluruh Murid Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali murid dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga perilaku, menaati hukum, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.


Penyuluhan menghadirkan dua narasumber dari Polsek Kaloran, yaitu Aipda Susanto dan Aiptu Patih R. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, hingga upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh para pelajar.


Selain itu, Murid juga mendapatkan edukasi mengenai maraknya perjudian online yang kini menyasar kalangan remaja melalui berbagai platform digital. Kedua narasumber mengingatkan bahwa judi online bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menimbulkan kecanduan, kerugian finansial, gangguan psikologis, serta merusak masa depan generasi muda.


Melalui penyuluhan ini, Murid diajak untuk lebih bijak dalam memilih pergaulan, mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, serta berani menolak setiap ajakan yang mengarah pada tindakan yang melanggar aturan maupun hukum.


Kepala MTs Ma'arif Nurul Huda, Wiwik Hartati, S.Pd., menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara madrasah dan kepolisian dalam membina karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan kesadaran hukum.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kaloran atas kerja sama dan kesediaannya memberikan edukasi kepada peserta didik kami. Semoga melalui kegiatan ini, para murid semakin memahami pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja, menjauhi perjudian online, serta mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, dan bijak dalam menggunakan teknologi digital. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku menyimpang," harap Wiwik Hartati.


Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan serius serta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Suasana interaktif tersebut menunjukkan tingginya kepedulian siswa terhadap isu kenakalan remaja dan penyalahgunaan teknologi digital.


Melalui sinergi antara MTs Ma'arif Nurul Huda dan Polsek Kaloran, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai pelajar, sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta bebas dari kenakalan remaja dan perjudian online.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama