Jakarta - Setelah dilantik di kantor PBNU pada Rabu (26/11/2025), Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., bersama Bendahara Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) INISNU Temanggung H. Ipnu Haryono, AAAIJ, ICLFP., di hari yang sama langsung bertandang ke agenda Rapat Koordinasi Rektor dan BPP yang digelar oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PBNU di Ibis Hotel Raden Saleh, Cikini, Jakarta sampai Kamis (27/11/2025).


Dalam kegiatan itu, hadir Ketua LPTNU PBNU Prof. Ainun Na'im, Ph.D., dan puluhan Rektor dan BPP PTNU se Indonesia. Selain pembahasan program LPTNU melalui Forum Rektor PTNU, kegiatan itu juga menghadirkan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Ari Purbayanto, Ph.D yang menyampaikan informasi terbaru tentang Permendikbudristek Nomor 53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi,  dan  Transisi Penghentian Mekanisme Perpanjangan Akreditasi dengan Bantuan Automasi untuk Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Implementasi Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, dan materi dari Indonesia Cyber Education Institute (ICE-I).


Rektor INISNU Temanggung Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa banyak hal baru yang perlu ditindaklanjuti tentang tata kelola, SPMI, dan peluang pengembangan INISNU bersama PTNU se Indonesia. "Untuk agenda dengan LPDP belum terlaksana, nanti akan dilaksanakan secara daring, kemudian aplikasi SI UNU, peluang beasiswa BAZNAS melalui LPTNU PBNU, dan rencana MoU ke luar negeri," papar dia.


Kegiatan tersebut, menurut Ibda, menjadi penting karena kegiatan pertama setelah dirinya dilantik PBNU. "Saya masih banyak belajar, dan tentu dengan bertemu, sharing, diskusi dengan para rektor senior, banyak ilmu dan praktik baik yang bisa saya serap," lanjut dia.


Pada kesempatan itu, semua peserta terbagi atas dua, yaitu pada ruangan forum rektor PTNU dan forum BPP PTNU. (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama